after kencana

aku selalu campur aduk ketika melihat belakang punggungmu, aku senang karena bisa melihatmu dari dekat, tapi disisi lain entah mengapa terkadang terasa sangat sesak dihatiku.
setidaknya tolong lihat aku, setelahnya jawab pertanyaan ku.
Tolong, kalau kau memang tidak menyukaiku, berhentilah memberi harapan.
Kalau kau terus memberi harapan, kapan aku akan melupakanmu?
semakin susah apa untuk berhenti menyukaimu?
kalau terus seperti ini rasanya digantung sekali.
Aku tidak tau mau taruh muka dimana lagi saat berpapasan denganmu.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

catatan di masa lalu

freindzone

2 langkah menuju move on