eksperimen rasa dan penemuan diri
Hari ini aku mencoba resep mie ayam baru di rumah. Aku membuat sendiri minyak ayam bawang putih dan merebus ceker hingga kuahnya kental. Ternyata, membuat mie ayam adalah proses yang jujur. Kamu tidak bisa menyembunyikan kekurangan bumbu.
Kegagalan pertama: mienya terlalu lembek. Kegagalan kedua: ayam cincangnya kurang meresap. Tapi saat mangkok ketiga, aku mulai menemukan ritmenya. Menambahkan sedikit minyak wijen, sejumput lada, dan sedikit air rebusan mie ke dalam bumbu dasar. Sempurna. Aku menyadari, sama seperti hidup, mie ayam membutuhkan kesabaran dan eksperimen yang tak terhitung jumlahnya untuk mencapai rasa yang kita cari. Dan saat rasa itu tercipta, kebahagiaannya terasa berlipat ganda.
Komentar
Posting Komentar