Kereta Ini Melaju Terlalu Cepat (Nadin Amizah)

Jendela kaca ini hanyalah bingkai yang memisahkan aku dari dunia yang berkejaran. Pohon-pohon dan kenangan berkelebat menjadi garis buram. Aku duduk di sini, memegang tiket menuju entah ke mana, dan jantungku berdebar bukan karena kegembiraan, melainkan karena kecepatan yang menakutkan. Segalanya terjadi begitu saja: pertemuan, janji, perpisahan, lalu kesendirian. Aku belum sempat mencatat detail wajahmu, belum sempat menghafal lengkung senyummu, namun kereta ini melaju terlalu cepat. Aku ingin berteriak kepada masinis waktu agar ia melambat, agar aku bisa merasakan setiap momen hingga habis, hingga ke intinya. Tapi, ia abai. Dan aku, hanya bisa menjadi penumpang pasif, terlempar ke masa depan tanpa sempat mengucapkan selamat tinggal yang layak pada masa lalu.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

catatan di masa lalu

freindzone

2 langkah menuju move on