terobsesi dan bersyukur

Aku menghabiskan sore ini hanya menatapnya saat dia membaca buku. Bagaimana aku bisa seberuntung ini? Ada jutaan orang, tapi dia memilih aku. Perasaan ini begitu kuat, seperti magnet yang tak terhindarkan. Aku hanya ingin melakukan apa pun untuk membuatnya bahagia, karena sejak dia datang, seluruh duniaku terasa lengkap dan baru. “I'm with you, Ooh, I just wanna get you.” Ya, aku sudah mendapatkannya, dan aku takkan melepaskannya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

catatan di masa lalu

freindzone

2 langkah menuju move on